Waspada Copet di Sekitar Anda!

Hari minggu (12-02-2012) kemarin saya hampir saja kecopetan sebuah HP di pasar pagi yang hanya buka dihari minggu saja. Warga bandung pasti sudah tidak asing lagi dengan gasibu yang setiap minggu menjadi incaran banyak orang khususnya mahasiswa dan ibu-ibu untuk berbelanja perlengkapan rumah tangga sampai pakaian.

Rencana sih hanya ingin mencari handuk saja, tapi karena banyak barang murah yang di obral sana-sini akhirnya nyerempet kemana-mana deh. :nohope: sampai akhirnya tujuan utama membeli handuk tidak tersampaikan. :(

Dengan tulisan ini saya akan berbagi pengalaman saya dengan para pencopet.

1. Copet di Angkot

Sekitar pertengahan tahun 2010 adalah pengalaman pertama saya dicopet, waktu perjalanan dari dipatiukur ke BIP. Diangkot ada 3 orang dengan 1 supir. Di tengah perjalanan naik 1 orang dengan tampang tidak mencurigakan dan disaat itu dia mulai ber-acting dengan berpura-pura kakinya keram lalu meminta saya untuk membantunya menarik kakinya dan dia berusaha menarik kaki saya juga (agar posisi kaki saya lurus) setelah itu dia turun dari angkot dan diikuti oleh saya yang turun dari angkot setelah sampai di BIP.

Setelah saya turun dari angkot saya baru sadar HP saya sudah hilang, dan ternyata pencopet di angkot tadi berkelompok. Yang mengambil HP saya adalah orang yang duduk disamping saya ketika kaki saya dalam keadaan lurus. :(

2. Copet di Kereta Api

Akhir 2011 saya mengikuti acara Kopdar 1000 Blogger Nusantara di sidoarjo. Saya bersama rombongan blogger banten, bandung, jakarta, bogor dan depok berangkat bersama menggunakan kereta api dari jakarta menuju surabaya. Setelah selesai acara, kami tidak mendapatkan tiket dan terpaksa membali dari calo dengan resiko duduk terpisah (jadi pulangnya kami terpisah berbeda gerbong) kebetulan saya dapat gerbong 5 bersama 1 teman saya dari bandung. Diperjalanan pulang saya dan teman saya berusaha untuk tidak tidur mengingat kami menggunakan kereta kelas ekonomi dengan banyak orang dan pedagang yang lalu-lalang.

Sekitar jam 4 subuh kita sudah sampai di stasiun (saya lupa namanya, ada jati2 nya gitu deh :D), lalu disamping saya ada orang dengan berpakain hitam disertai topi dan masker sedang tidur (pada saat itu saya juga bangun tidur) setelah saya bangun dia juga terbangun karena kereta berhenti di stasiun. Saya tidak sadar HP saya sudah hilang pada saat itu, saya tersadar ketika di bajaj menuju cempaka putih menuju ke bandung. :(

3. Copet di Pasar

Nah ini baru saja terjadi beberapa hari yang lalu, ketika seminggu pagi saya berencana membeli handuk. Saat itu gasibu sangat ramai sekali. Modus copet ini cukup unik, mereka lagi-lagi berkelompok yang mungkin sudah mengincar HP saya yang ada di saku.  :metal:

Ada sekitar 3 orang yang saya ingat. 1 orang bertugas mengalihkan perhatian, 1 orang bertugas membuat saya panik, dan 1 orang lagi bertugas untuk mengambil HP saya. Modusnya seakan-akan saya menginjak dan menyeret barang bawaan orang kemudian ada orang yang menepuk pundak saya memberi tahu bahwa barang bawaannya terinjak oleh saya. Kemudian ada 1 orang juga yang membuat saya panik dan berisik untuk mengalihkan perhatian saya. Disaat itu juga ada yang mencabuti bulu kaki saya agar pandangan dan fokus saya terhadap kaki saya. Untungnya orang yang bertugas mengambil HP itu nampaknya kurang ahli, saya merasa ada yang mengodok saku dan saya lihat saku HP saya sudah ada di tangan orang. Lalu saya berusaha menarik tangannya dan merebut HP saya kembali. Kemudian para copet langsung berbaur dengan para pengunjung lainnya. Hampir saja HP saya raib saat itu. :(

Yah, itulah 3 pengalaman saya bersama para copet yang mudah-mudahan dapat dijadikan perlajaran bagi rekan-rekan semua. Kita harus selalu waspada dan selalu mengawasi barang-barang milik kita.

Jika di angkot, usahakan HP dalam genggaman atau gunakan celana jeans agar sulit untuk di jangkau oleh tangan pencopet. Selanjutnya ketika di keramaian, Usahakan dompet, hp, dan barang berharga lainnya disimpan di tas dan tas tsb di taruh di depan.

1 hal yang penting, jangan membuat para pencopet melirik Anda dengan barang bawaan yang menggoda. Kita tidak tau betapa nekatnya para pelaku kriminal. So be careful! :army:

Sumber gambar : http://novryware.blogspot.com

 

  1. author

    Choy2 years ago

    Thanks for your experience…. :2thumbup

    After i read this text.. maybe i can more be carefull :babyboy1

    Reply
  2. author

    unphepcha2 years ago

    juga pernah kena copet di pasar.., tas sya udh disobek, dan dia tinggal ngambil aja, alias mau merogoh tas yh udah sobek itu, tp untungnya insting saya mengatakan bahwa bahu sebelah kiri tempat saya menyandang tas itu terasa berat, so.., saya pindahin tas itu ke bahu sebelah kanan, dan mendapati tas udah sobek. dan dengan kaget nya lgsung mendekap tas itu dan mencoba periksa isi dalam ta nya, dan untung gak da yg ilang, padahal ada dompet teman saya di dititipin yg isinya uang buat byr kos nya.., huuufffttt.. untung ja ga jd di copet… dan mungkin copetnya kesal banget kalii yaaa… hehe…

    Reply

Leave a Reply